Masjid Al-Markaz Al-Islami
Makassar · Sulawesi Selatan
Masjid Al-Markaz Al-Islami adalah masjid terbesar di Kawasan Timur Indonesia, dibangun atas prakarsa Jenderal M. Jusuf. Menjadi pusat pendidikan dan kegiatan Islam di seluruh Sulawesi dan Indonesia Timur.
Sejarah Masjid Al-Markaz Al-Islami
Masjid Al-Markaz Al-Islami adalah kebanggaan Makassar dan seluruh Kawasan Timur Indonesia. Masjid ini lahir dari tekad dan kepedulian seorang tokoh besar: Jenderal (Purn) M. Jusuf, putra Bugis-Makassar yang pernah menjabat Panglima ABRI dan Menteri Pertahanan.
Ide pembangunan masjid ini muncul dari keprihatinan akan minimnya fasilitas Islam yang memadai di Indonesia bagian timur. M. Jusuf ingin ada satu pusat Islam yang benar-benar lengkap di Makassar — bukan sekadar tempat sholat, tapi pusat pendidikan, kajian, dan peradaban Islam.
Pembangunan dimulai pada 1994 dan masjid diresmikan pada 12 Juli 2000. Nama "Al-Markaz Al-Islami" sendiri berarti "pusat Islam" dalam bahasa Arab — dan memang itulah yang diwujudkan.
Kompleks masjid ini luar biasa lengkap: ada pesantren, sekolah Islam, perpustakaan, balai pertemuan, klinik, dan berbagai lembaga pendidikan Islam. Masjid ini benar-benar jadi "kota dalam kota" yang berpusat pada nilai-nilai Islam.
Arsitekturnya memadukan gaya Timur Tengah dengan sentuhan lokal Bugis-Makassar. Kubah utama berwarna emas yang menjulang tinggi menjadi landmark kota Makassar yang mudah dikenali.
Jadwal Sholat Makassar Hari Ini
Cek waktu sholat terkini untuk kota Makassar
Lihat Jadwal Sholat Makassar →Pertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang Masjid Al-Markaz Al-Islami
Siapa yang mendirikan Masjid Al-Markaz Al-Islami?
Diprakarsai oleh Jenderal (Purn) M. Jusuf, tokoh Bugis-Makassar yang pernah menjadi Panglima ABRI. Beliau ingin ada pusat Islam yang lengkap di Kawasan Timur Indonesia.
Apa saja fasilitas di Masjid Al-Markaz?
Selain masjid utama, ada pesantren, sekolah Islam, perpustakaan yang luas, balai pertemuan, klinik kesehatan, dan berbagai lembaga pendidikan Islam. Benar-benar lengkap sebagai pusat kegiatan Islam.
Berapa kapasitas Masjid Al-Markaz?
Masjid utama bisa menampung sekitar 10.000 jemaah. Saat Idul Fitri atau Idul Adha, pelataran dan area sekitarnya bisa menampung puluhan ribu orang.