Tips

Jadwal Sholat saat Mudik: Panduan Menjamak dan Mengqashar di Perjalanan

Saat mudik atau bepergian jauh, Anda boleh menjamak (menggabungkan) dan mengqashar (meringkas) sholat sebagai rukhsah atau keringanan bagi musafir. Cek lebih dulu jadwal sholat kota tujuan dan tempat persinggahan agar tetap tunai tepat waktu, lalu manfaatkan keringanan ini sesuai keadaan perjalanan Anda.

Yang bisa Anda lakukan

  1. Sebelum berangkat, catat jadwal sholat kota tujuan dan kota-kota persinggahan utama lewat halaman pencarian kota agar Anda tahu kapan sebaiknya berhenti sejenak.
  2. Pastikan perjalanan Anda memenuhi syarat safar (umumnya berjarak sekitar 80–90 km atau lebih menurut sebagian besar ulama).
  3. Pilih bentuk keringanan yang sesuai: mengqashar sholat empat rakaat menjadi dua, dan/atau menjamak Zuhur dengan Asar serta Magrib dengan Isya.
  4. Saat berhenti di rest area atau masjid, periksa arah kiblat lewat penunjuk kiblat sebelum mendirikan sholat.
  5. Niatkan jamak atau qashar di dalam hati dengan tenang, lalu tunaikan sholat tanpa tergesa-gesa.
  6. Setibanya di kampung halaman, ikuti kembali jadwal sholat setempat seperti biasa melalui halaman kota tujuan Anda.

Apa itu rukhsah musafir?

Mudik adalah perjalanan yang penuh rindu, dan Islam memahami betul lelahnya menempuh jarak jauh. Karena itu Allah memberi rukhsah, yaitu keringanan dalam beribadah bagi orang yang sedang bepergian (musafir). Keringanan ini bukan tanda berkurangnya iman, melainkan bentuk kasih sayang-Nya agar ibadah tetap terjaga meski badan sedang dalam perjalanan.

Dua keringanan yang paling sering dipakai adalah qashar (meringkas sholat empat rakaat menjadi dua rakaat) dan jamak (menggabungkan dua waktu sholat dalam satu waktu). Keduanya boleh dilakukan sendiri-sendiri atau sekaligus, sesuai kondisi perjalanan Anda. Yang terpenting, niat tetap lurus dan hati tetap menghadap kepada-Nya.

Mengqashar sholat: meringkas dengan tenang

Mengqashar berarti memendekkan sholat yang asalnya empat rakaat menjadi dua rakaat. Tiga sholat yang boleh diqashar adalah Zuhur, Asar, dan Isya. Adapun Subuh tetap dua rakaat dan Magrib tetap tiga rakaat, tidak diringkas.

  • Syarat utama: perjalanan tergolong jauh. Mayoritas ulama menyebut jarak sekitar 80–90 km atau lebih sebagai patokan, meski sebagian kitab fikih memberi rincian yang berbeda.
  • Qashar boleh dimulai setelah Anda meninggalkan batas kota atau kampung halaman.
  • Keringanan ini berlaku selama Anda berstatus musafir dan belum berniat menetap lama di tempat tujuan.

Bila Anda ragu mengenai jarak atau lamanya tinggal, tidak mengapa tetap menyempurnakan sholat seperti biasa. Menyempurnakan sholat tidak pernah keliru.

Menjamak sholat: menggabungkan dua waktu

Menjamak berarti menggabungkan dua sholat dalam satu waktu supaya perjalanan Anda tidak terputus berkali-kali. Pasangan sholat yang boleh dijamak adalah Zuhur dengan Asar serta Magrib dengan Isya. Subuh tidak boleh dijamak dengan sholat mana pun.

  • Jamak takdim: kedua sholat dikerjakan pada waktu yang pertama. Contohnya, di Jakarta waktu Zuhur masuk sekitar pukul 11.55 — Anda boleh menunaikan Zuhur lalu langsung Asar pada waktu Zuhur tersebut sebelum melanjutkan perjalanan.
  • Jamak takhir: kedua sholat dikerjakan pada waktu yang kedua. Contohnya, di Makassar waktu Magrib masuk sekitar pukul 18.10 WITA — jika Anda masih di jalan, sholat Magrib boleh ditunda hingga waktu Isya, lalu Magrib dan Isya ditunaikan sekaligus.

Jamak sangat membantu ketika jalan padat atau ketika sulit menemukan tempat berhenti. Banyak musafir menggabungkan jamak sekaligus qashar, misalnya Zuhur dan Asar masing-masing dua rakaat yang dikerjakan dalam satu waktu.

Cara mengecek jadwal kota tujuan dan persinggahan

Agar ibadah tetap tertib, kenali waktu sholat di sepanjang rute mudik Anda, terutama bila melintasi batas zona waktu. Perlu diingat, Indonesia terbagi atas tiga zona, yaitu WIB, WITA, dan WIT, sehingga jam di ponsel bisa berbeda dengan waktu setempat ketika Anda menyeberang pulau.

  • Buka halaman pencarian kota, lalu ketik nama kota tujuan seperti Surabaya, Yogyakarta, atau Medan.
  • Catat selisihnya. Misalnya, selisih waktu Subuh antara Jakarta dan Makassar cukup terasa karena perbedaan garis bujur dan zona waktu. Wajar bila jadwal antarkota berbeda.
  • Jadwal di situs ini memakai parameter Kemenag, yaitu sudut Subuh −20 derajat dan Isya −18 derajat. Adapun imsak dihitung 10 menit sebelum Subuh sebagai pengingat untuk menahan makan saat berpuasa.

Dengan mengetahui jadwal di tiap persinggahan, Anda bisa merencanakan kapan harus berhenti untuk sholat tanpa terburu-buru.

Adab dan catatan penting

Keringanan ini hadir untuk memudahkan, bukan untuk meremehkan sholat. Jagalah agar sholat tetap menjadi prioritas di tengah kesibukan mudik. Bila memungkinkan singgah di masjid atau musala, hal itu lebih utama; gunakan peta masjid untuk menemukan tempat sholat terdekat di rute Anda.

Perlu diketahui pula bahwa para ulama berbeda pendapat dalam rincian jarak, durasi safar, serta syarat jamak dan qashar. Perbedaan ini adalah kelapangan, bukan pertentangan. Informasi ini bersifat edukasi umum, bukan fatwa resmi; untuk keputusan ibadah yang spesifik, rujuklah imam atau ulama setempat. Jika ingin memantapkan niat, Anda bisa membaca kembali lafal niat sholat sebelum berangkat.

Cek jadwal sholat kota tujuan mudik Anda
Cari kota tujuan dan persinggahan untuk merencanakan waktu sholat sepanjang perjalanan.
Sumber: Kementerian Agama RI · Kitab fikih ibadah (bab safar, jamak, dan qashar) Ditinjau Juni 2026

Informasi ini bersifat edukasi umum, bukan fatwa resmi. Untuk keputusan ibadah spesifik, konsultasikan imam atau ulama setempat.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa jarak minimal agar boleh mengqashar dan menjamak sholat?
Mayoritas ulama menetapkan jarak sekitar 80–90 km atau lebih sebagai batas perjalanan yang membolehkan qashar dan jamak, meski sebagian kitab fikih memberi rincian yang berbeda. Selama perjalanan Anda tergolong jauh dan Anda berstatus musafir, keringanan ini berlaku. Bila ragu, menyempurnakan sholat seperti biasa tetap sah dan tidak pernah keliru.
Sholat apa saja yang boleh dijamak dan diqashar?
Yang boleh dijamak adalah Zuhur dengan Asar, serta Magrib dengan Isya. Adapun Subuh tidak boleh dijamak dengan sholat lain. Untuk qashar, hanya sholat empat rakaat yang diringkas menjadi dua, yaitu Zuhur, Asar, dan Isya. Subuh tetap dua rakaat dan Magrib tetap tiga rakaat tanpa diringkas.
Apa beda jamak takdim dan jamak takhir?
Jamak takdim adalah menggabungkan dua sholat pada waktu yang pertama, misalnya menunaikan Zuhur dan Asar pada waktu Zuhur. Jamak takhir adalah menggabungkan keduanya pada waktu yang kedua, misalnya menunaikan Magrib dan Isya pada waktu Isya. Keduanya sama-sama dibolehkan; pilih yang paling sesuai dengan kondisi perjalanan Anda.
Bagaimana cara tahu jadwal sholat saat melintasi beda zona waktu?
Cek jadwal kota tujuan dan persinggahan melalui halaman pencarian kota. Ingat bahwa Indonesia terbagi atas WIB, WITA, dan WIT, sehingga jam di ponsel bisa berbeda dengan waktu setempat. Sesuaikan jam dengan zona kota yang Anda singgahi agar tidak salah memperkirakan masuknya waktu sholat selama mudik.
Apakah boleh menjamak dan mengqashar sekaligus saat mudik?
Boleh. Banyak musafir menggabungkan keduanya, misalnya Zuhur dan Asar masing-masing diringkas menjadi dua rakaat, lalu dikerjakan bersamaan dalam satu waktu. Cara ini sangat membantu ketika jalan padat atau ketika sulit menemukan tempat berhenti. Pastikan niat jamak dan qashar dihadirkan di dalam hati sebelum memulai sholat.
Sampai kapan keringanan musafir berlaku setelah tiba di kampung halaman?
Keringanan berlaku selama Anda masih berstatus musafir dan belum berniat menetap lama. Setibanya di kampung halaman atau tempat tinggal, status safar umumnya berakhir sehingga sholat kembali ditunaikan secara penuh dan pada waktunya masing-masing. Para ulama berbeda pendapat soal batas durasinya, jadi sebaiknya rujuklah ulama setempat bila Anda menetap cukup lama.