Pengetahuan Islam 6 menit baca 20 Maret 2024

Zakat Fitrah — Hukum, Besaran, Waktu, dan Cara Bayarnya

Zakat fitrah adalah kewajiban yang harus dikeluarkan setiap Ramadan. Pelajari siapa yang wajib, berapa besarannya, kapan batas waktunya, dan cara menyalurkannya dengan benar.

Setiap Muslim yang mampu wajib mengeluarkan zakat fitrah di bulan Ramadan. Ini adalah kewajiban yang tegas — berbeda dengan zakat mal yang ada syarat nisab dan haul, zakat fitrah wajib bagi setiap jiwa yang mampu, termasuk bayi yang baru lahir sekalipun.

Rasulullah SAW bersabda: "Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebesar satu sha' kurma atau satu sha' gandum atas setiap Muslim — baik merdeka maupun hamba sahaya, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar." (HR. Bukhari Muslim).

Hukum Zakat Fitrah

Fardhu ain — wajib bagi setiap individu Muslim. Kepala keluarga juga wajib mengeluarkan zakat fitrah atas tanggungannya (istri, anak-anak, dan siapa saja yang nafkahnya ditanggung).

Berapa Besaran Zakat Fitrah?

Besarannya adalah 1 sha' — setara 2,5 kg bahan makanan pokok (beras di Indonesia). Bisa dibayar dalam bentuk beras langsung atau uang senilai harganya.

  • Beras: 2,5 kg per jiwa
  • Uang: 2,5 kg × harga beras per kg di daerahmu. Jika beras Rp 15.000/kg, maka per jiwa = Rp 37.500
  • BAZNAS biasanya menetapkan nilai zakat fitrah per daerah setiap Ramadan — ikuti ketetapan lokal untuk kemudahan

Kapan Waktu Membayar Zakat Fitrah?

  • Waktu wajib: sejak awal Ramadan (sudah sah membayar dari awal bulan)
  • Waktu afdhal (terbaik): malam Idul Fitri atau pagi hari sebelum sholat Ied
  • Waktu yang masih boleh: sebelum sholat Idul Fitri dimulai
  • Waktu makruh: setelah sholat Idul Fitri tapi masih di hari yang sama
  • Waktu haram (sudah telat dan jadi hutang): setelah hari Idul Fitri berlalu

Kepada Siapa Zakat Fitrah Diberikan?

Zakat fitrah diprioritaskan untuk fakir dan miskin, agar mereka bisa merayakan Idul Fitri dengan layak. Boleh juga melalui amil zakat (pengurus zakat) yang resmi.

Cara Praktis Membayar Zakat Fitrah

  1. 1.Hitung jumlah jiwa dalam tanggunganmu
  2. 2.Kalikan dengan 2,5 kg atau nilai uangnya sesuai harga beras lokal
  3. 3.Salurkan ke: pengurus zakat masjid terdekat, BAZNAS, lembaga amil zakat resmi (LAZ), atau langsung ke fakir miskin yang kamu kenal
  4. 4.Pastikan dibayar sebelum sholat Idul Fitri dimulai

Zakat fitrah bukan sekadar kewajiban — ini adalah cara Islam memastikan bahwa di hari raya Idul Fitri, semua Muslim — termasuk yang kurang mampu — bisa merasakan kebahagiaan bersama.

Semoga bermanfaat! 🤲 ← Kembali ke semua artikel