Waktu-waktu yang Dilarang untuk Sholat — Jangan Sampai Tidak Tahu
Tidak semua waktu boleh dipakai untuk sholat. Ada tiga waktu yang dilarang melaksanakan sholat, dan ada dua waktu yang makruh. Ini penting diketahui supaya ibadah kita sah dan tidak jatuh ke hal yang dilarang.
Dalam Islam, ibadah sholat punya ketentuan bukan hanya soal gerakan dan bacaan, tapi juga soal waktu. Selain waktu-waktu wajib sholat fardhu, ada juga waktu-waktu yang dilarang atau dimakruhkan untuk melaksanakan sholat — terutama sholat sunnah.
Banyak orang yang tidak tahu ini, sehingga kadang tanpa sadar sholat di waktu yang terlarang. Yuk kita pahami bersama.
Tiga Waktu yang Diharamkan untuk Sholat
Rasulullah SAW bersabda: "Ada tiga waktu yang beliau melarang kami untuk sholat atau menguburkan jenazah: ketika matahari terbit sampai naik setinggi tombak, ketika matahari tepat di tengah langit (istiwa/zawal) sampai ia condong, dan ketika matahari hampir terbenam sampai betul-betul terbenam." (HR. Muslim dari Uqbah bin Amir)
- 1.Saat matahari terbit — dari mulai muncul di ufuk timur sampai naik kira-kira setinggi tombak (sekitar 15-20 menit setelah terbit). Inilah kenapa sholat Subuh harus selesai sebelum waktu ini.
- 2.Saat matahari tepat di tengah langit (istiwa/zawal) — persis tengah hari sebelum matahari mulai condong ke barat. Ini berlangsung sangat singkat (sekitar 5 menit). Pengecualian: hari Jumat saat khatib naik mimbar.
- 3.Saat matahari hampir terbenam — dari matahari mulai berwarna kuning keemasan (tidak lagi menyilaukan) sampai betul-betul terbenam. Inilah kenapa sholat Ashar harus selesai sebelum waktu ini.
Apa yang Dimaksud "Sholat" di Sini?
Yang dilarang adalah sholat sunnah mutlak (sholat tanpa sebab). Untuk sholat yang punya sebab — seperti sholat jenazah, sholat tahiyyatul masjid, atau sholat gerhana — para ulama berbeda pendapat. Madzhab Syafi'i membolehkan sholat yang ada sebabnya di waktu-waktu tersebut, sedangkan Madzhab Hanbali melarangnya.
Yang paling aman: hindari sholat apapun di tiga waktu tersebut kalau tidak ada keperluan mendesak.
Dua Waktu yang Dimakruhkan
- •Setelah sholat Subuh sampai matahari terbit — tidak boleh sholat sunnah apapun setelah sholat Subuh sampai matahari naik. Kecuali sholat Subuh itu sendiri (kalau tertinggal/qadha).
- •Setelah sholat Ashar sampai Maghrib — tidak ada sholat sunnah setelah Ashar. Kecuali ada sholat yang punya sebab langsung seperti sholat tahiyyatul masjid.
Cara Mudah Mengingat
Gampangnya begini: setelah kamu sholat Subuh, tutup buku dulu — tidak ada sholat sunnah sampai matahari benar-benar terbit dan naik. Setelah kamu sholat Ashar, tutup juga — tidak ada sholat sunnah sampai Maghrib. Dan hindari sholat persis di saat matahari terbit, tepat tengah hari, dan saat matahari mau tenggelam.
"Tidak ada sholat setelah Subuh sampai matahari terbit, dan tidak ada sholat setelah Ashar sampai matahari terbenam."
— HR. Bukhari dan Muslim