Sholat Istikharah — Cara Meminta Petunjuk Allah dalam Setiap Keputusan
Ketika dihadapkan pada pilihan penting dalam hidup, sholat istikharah adalah cara terbaik meminta petunjuk Allah. Ini panduan lengkap beserta doa dan cara memahami jawabannya.
Sholat istikharah adalah sholat sunnah 2 rakaat yang dikerjakan ketika seseorang menghadapi dua pilihan yang sama-sama baik dan halal, lalu memohon petunjuk Allah tentang pilihan terbaik. Kata istikharah berasal dari kata "khair" (kebaikan) — meminta Allah menunjukkan mana yang lebih baik.
Kapan Mengerjakan Sholat Istikharah?
- •Ketika akan mengambil keputusan penting dalam hidup
- •Memilih pekerjaan atau karir
- •Pertimbangan pernikahan
- •Memilih tempat tinggal atau bepergian
- •Keputusan bisnis yang besar
- •Apapun yang halal namun kamu ragu mana yang lebih baik
Tata Cara Sholat Istikharah
- 1.Berwudhu dan sholat 2 rakaat (bukan sholat fardhu)
- 2.Rakaat pertama dianjurkan membaca surah Al-Kafirun, rakaat kedua surah Al-Ikhlas
- 3.Setelah salam, baca doa istikharah dengan hati yang tulus
- 4.Sebutkan keperluan atau pilihan yang dihadapi dalam doamu
- 5.Serahkan sepenuhnya hasilnya kepada Allah
Doa Istikharah
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ
Allahumma inni astakhiiruka bi'ilmika wa astaqdiruka biqudratika...
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon pilihan kepada-Mu dengan ilmu-Mu, dan aku memohon kekuasaan-Mu dengan kekuatan-Mu...
HR. Bukhari
Bagaimana Mengetahui Jawaban Istikharah?
Tidak selalu berupa mimpi yang jelas. Jawaban istikharah bisa berupa: kemudahan jalan yang terbuka untuk salah satu pilihan, perasaan mantap dan tenang di hati, atau bahkan tertutupnya salah satu pilihan secara alami. Tetap ikhtiar dan percayakan hasilnya kepada Allah.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Bolehkah istikharah berulang kali untuk masalah yang sama?
Boleh, tidak ada batas jumlah istikharah. Lakukan terus sampai hati mantap pada satu pilihan. Beberapa ulama menyebutkan 7 kali sebagai angka yang baik.
Apakah harus menunggu mimpi setelah istikharah?
Tidak harus. Tidak ada kewajiban menunggu mimpi. Setelah istikharah, langkah terbaik adalah ikhtiar sebaik mungkin, kemudian bertawakal. Allah yang menentukan hasilnya.