Infaq, Shadaqah, Hibah, dan Wakaf — Apa Bedanya dan Mana yang Terbaik?
Empat bentuk kedermawanan ini berbeda secara hukum dan cara pelaksanaannya. Pelajari perbedaannya agar kamu bisa memilih yang paling sesuai dengan situasimu.
Islam sangat mendorong umatnya untuk berbagi. Ada beberapa bentuk pemberian dalam Islam yang berbeda secara definisi dan hukum, masing-masing dengan keutamaannya sendiri.
Infaq — Membelanjakan Harta di Jalan Allah
Infaq adalah mengeluarkan harta untuk kepentingan di jalan Allah, bisa wajib (nafkah keluarga, zakat) maupun sunnah (mendukung dakwah, masjid, pendidikan Islam). Al-Quran menyebutkan: Allah membalas infaq dengan kebaikan yang berlipat ganda.
Shadaqah — Pemberian yang Lebih Luas
Shadaqah lebih luas dari infaq — mencakup tidak hanya harta tapi juga senyum, ucapan baik, membuang duri dari jalan, dan membantu seseorang. "Bahkan senyummu kepada saudaramu adalah shadaqah." (HR. Tirmidzi)
Hibah — Pemberian Langsung kepada Seseorang
Hibah adalah memberikan sesuatu langsung kepada seseorang tanpa mengharap imbalan. Termasuk hadiah. Islam sangat menganjurkan saling memberi hadiah karena menumbuhkan cinta di antara sesama Muslim.
Wakaf — Sedekah yang Terus Mengalir
Wakaf adalah menyerahkan harta untuk kepentingan umum umat Islam secara permanen — masjid, sekolah, sumur, kebun. Pahalanya terus mengalir meski si pemberi sudah meninggal.
Shadaqah Jariyah — Investasi Terbaik Untuk Akhirat
"Apabila seorang manusia meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga: shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak sholeh yang mendoakannya."
— HR. Muslim