Idul Adha dan Qurban — Makna Pengorbanan dan Cara Berpartisipasi
Idul Adha mengajarkan nilai pengorbanan tertinggi melalui kisah Nabi Ibrahim dan Ismail. Pelajari makna qurban dan bagaimana kamu bisa berpartisipasi.
Idul Adha (10 Dzulhijjah) adalah hari raya terbesar kedua dalam Islam, dikenal juga sebagai Hari Raya Qurban. Ia memperingati ketaatan luar biasa Nabi Ibrahim AS yang siap menyembelih putranya Ismail atas perintah Allah — dan Allah menggantikannya dengan domba.
Makna Qurban
Qurban dari kata "qaraba" artinya mendekat. Qurban adalah cara kita mendekatkan diri kepada Allah dengan mengorbankan sebagian rezeki kita. Yang sampai ke Allah bukan daging atau darahnya — tapi ketakwaan kita (QS. Al-Hajj: 37).
Hewan Qurban yang Sah
- •Unta — cukup untuk 7 orang
- •Sapi/kerbau — cukup untuk 7 orang
- •Kambing/domba — cukup untuk 1 orang (tapi bisa diniatkan untuk keluarga)
- •Hewan harus sehat, tidak cacat, cukup umur
Pembagian Daging Qurban
Sepertiga untuk shahibul qurban dan keluarganya, sepertiga untuk tetangga dan teman, sepertiga untuk fakir miskin. Yang paling utama adalah memperbanyak bagian untuk yang membutuhkan.
Bagi yang Belum Mampu Qurban
Kalau belum mampu qurban sendiri, bisa ikut qurban kolektif di masjid atau lembaga sosial. Yang penting niatnya ikhlas. Dan amalan yang bisa dilakukan adalah memperbanyak amalan sholeh di 10 hari Dzulhijjah.